Sabtu, 09 Mei 2015

PROCESS AND THREADS

PROCESS vs. PROGRAM

Program adalah instruksi-instruksi untuk mengerjakan suatu task
Proses adalah eksekusi dari sebuah program

Proses model memiliki 3 kategori :
  1. Multiprogramming of four program
  2. Conceptual model of four independent, sequential processes
  3. Only one program is active at once

PROCESS CREATION

Penyebab adanya pembuatan suatu proses :
  • Inisialisasi sistem
  • Eksekusi dari sebuah pemanggilan pembuatan proses oleh sebuah proses yg sedang berjalan (fork())
  • User meminta untuk membuat proses yg baru
  • Inisialisasi batch job

PROCESS

Proses disebut juga task, merupakan eksekusi dari sebuah program , dapat dilacak karena ada daftar urutan instruksi yg sudah dieksekusi.


SUSPENDED PROCESSES

Prosesor lebih cepat dibanding dengan I/O jadi semua proses mungkin menunggu untuk masuk ke I/O, memindahkan proses ke disk untuk membebaskan memori. Dalam suspended processes ada 2 jenis state :
  1. Blocked, Suspend
  2. Ready, Suspend

PROCESS TABLE

Tabel proses ini adalah tempat proses itu diletakka. Atribut yg penting yg digunakan saat tahun lalu :
  • Process ID
  • Process state
  • Location in memory

PROCESS LOCATION

Proses berisi kumpulan program yg akan dieksekusi, dapat berupa :
  1. Control and status register
  2. Processor state information
  3. Process control information

MODES of EXECUTION

Mode-mode untuk eksekusi dibagai menjadi 2 :
  1. User mode
  2. System node, control mode, atau kernel mode

PROCESS TERMINATION

Penyebab-penyebab terjadinya process termination :

  • Normal exit (voluntary)
  • Error exit (voluntary)
  • Fatal error (involuntary)
  • Killed by another process (involuntary)

SYSTEM()

System digunakan untuk mengeksekusi perintah dalam sebuah program


FORK()

Ketika suatu program memanggil fungsi fork() maka program tersebut akan menjalan proses duplikasi yg disebut pembuata proses child.


THREAD

Thread memiliki state dalam eksekusi (contoh : running,ready,dll ), mempunyai sebuah stack/tempat penyimpanan, bisa mengakses memori (primary dan secondary) dan sumber data untuk proses tersebut. Thread juga mengijinkan banyak eksekusi yg dilakukan secara sekaligus dalam suatu proses yg sama. Lightweight process adalah thread yg mempunyai beberapa properti dalam suatu proses. Sedangkan multithreading adalah melakukan banyak eksekusi pada thread dalam proses tersebut.


Kelebihan thread :
  • membutuhkan waktu yg relatif cepat untuk membuat suatu thread
  • mengurangi waktu untuk mengakhiri thread 
  • mengurangi waktu untuk bertukar informasi 
  • antar thread bisa langsung komunikasi dan tidak akan mengganggu kinerja dari kernel

USER SPACE

Kelebihan : 
  1. mengijinkan setiap proses untuk melakukan penjadwalannya diri sendiri
  2. performa
Kekurangan :
  1. thread dapat terblock ketika proses yg lain juga terblock
  2. thread yg satu saling meggantung proses

KERNEL SPACE

Kelebihan : tidak membutuhkan sebuah pemanggilan nonblocking system
Kekurangan  : biaya untuk membuat dan mengakhiri thread akan semakin meningkat


POP-UP THREAD

Pop-up thread adalah thread yg tiba-tiba muncul. Pembuatan suatu dengan logo ketika suatu pesan telah diterima : antara sebelum makan nanti ganti


BEHAVIOUR of PROCESS

Ada 2 kebiasaan dari proses :

  1. Process-bounded
  2. I/O bound


CPU SCHEDULER()

CPU Scheduler berfungsi untuk menampilkan proses-proses didalam sebuah memori yg sudah siap untuk dieksekusi, dan dialokasikan ke dalam CPU. CPU scheduling mempunyai 4 keputusan :

  1. berubah dari running ke waiting state
  2. berubah dari running ke ready state
  3. berubah dari waiting ke ready state
  4. terminate/mengakhiri

DISPATCHER

Dispatcher memberikan pengaturan tentang CPU untuk memproses yg terpilih oleh scheduler jangka pendek. Dispatcher melibatkan :
  • perubahan konteks
  • perubahan ke mode user
  • melompat ke lokasi yg salah dalam program user
Dispatcher latency adalah waktu yg dibutuhkan oleh dispatcher untuk menyelesaikan 1 proses dan memulai proses yg lainnya.

Kriteria scheduling :
  • CPU utilization, untuk menjaga agar CPU tetap dalam keadaan sibuk/bekerja
  • Throughput, jumlah dari proses yg eksekusinya telah selesai per satuan waktu
  • Turnaround time, jumlah waktu untuk mengeksekusi proses tertentu
  • Waiting time, jumlah waktu tunggu yg digunakan oleh proses untuk berada dalam antrian ready
  • Response time, jumlah waktu ketika suatu pekerjaan direquest
Optimization criteria :
  1. Max CPU utilization
  2. Max throughput
  3. Min turnaround time
  4. Min waiting time
  5. Min response time

GOAL OF SCHEDULING
  1. All system
    - fairness
    - policy enforcement
    - balance
  2. Batch system
    - throughput
    - turn around time
    - CPU utilization
  3. Interactive system
    - Response time
    - Proportionallity
  4. Real time system
    - meeting deadlines
    - predictability


BATCH SCHEDULING ALGORITHM

Ada beberapa metode dalam scheduling :
  1. First-Come First-Serve
    Proses diassign ke dalam CPU secara urut. Kemudahan menggunakan algoritma ini adalah mudah dimengerti dan mudah untuk di buat programnya. Sedangkan kesulitannya adalah tugas yg kecil/sedikit akan menunggu telalu lama jika mengantri dibelakang tugas yg besar.
  2. Shortest Job First - Non Preemptive
    Ketika CPU diberikan suatu proses yg tidak bisa di interupsi sampai CPU burst-nya selesai.
  3. Shortest Job First - Preemptive
    Ketika CPU diberikan suatu proses yg bisa di interupsi sebelum CPU burst-nya selesai.
  4. Interactive Scheduling Algorithm
    - Round-robin scheduling
    - Priority scheduling
    - Multiple queues
    - Shortest process next
    - Guaranteed scheduling
    - Lottery scheduling
    - Fair-share scheduling

Semoga bermanfaat ! ^^

Jumat, 08 Mei 2015

PROCESS DESCRIPTION AND CONTROL

Proses adalah suatu program yg dieksekusi, bisa juga disebut suatu instance dari suatu program yg berjalan dalam sebuah komputer. Proses adalah entiti yg terdiri dari elemen-elemen dan sekumpulan data yg berkaitan dengan code tsb. Selama program dieksekusi, proses dapat diidentifikasi oleh beberapa elemen :
  • Identifier : suatu penanda unik yg berkaitan dengan prosesnya
  • State : jika prosesnya sedang dieksekusi maka sedang berada di running state
  • Priority : level prioritas untuk proses yg lain 
  • Program Counter : alamat dari instruksi selanjutnya dalam suatu program yg akan dieksekusi
  • Memory pointers : pointer yg ada dalam code program dan data yg berkaitan dengan proses ini
  • Context data : data yg terdaftar pada prosesor selama proses dieksekusi
  • I/O status information : perangkat I/O yg diisikan ke proses, daftar file yg digunakan oleh proses dan lainnya
  • Accounting information : jumlah dari waktu prosesor dan waktu clock, waktu limit, dan lainnya
Informasi yg ada pada list diatas tersimpan dalam data struktur yg biasa disebut dengan Process Control Block. 

Program adalah instruksi untuk melakukan proses. Sedangkan proses adalah eksekusi dari suatu program.


A TWO-STATE PROCESS MODEL

Prinsip dasar Operating system adalah mengontrol proses eksekusi dari suatu proses, termasuk mendefinisikan pola eksekusi dan mengalokasikan sumber data kepada suatu proses.
Seperti yg dapat dilihat di gambar diatas, ada 2 proses model. Yg (a) adalah State Transition Diagram yg mempunyai 2 state, yaitu Running dan not Running. Ketika OS membuat suatu proses maka process control block juga akan diproses dan akan diproses sistem. Sedangkan yg gambar (b) adalah Queueing diagram yg menyarankan sebuah struktur. Queue mungkin terdiri dari beberapa linked-list dari data block, yg setiap didalamnya mewakili 1 proses .


PROCESS CREATION

Ketika suatu proses sedang dikelola, OS membangun suatu data struktur yg digunakan untuk mengatur proses tersebut dan mengalokasikan address space pada main memory.
Alasan mengapa dibuatnya proses adalah :

Proses ketika OS membuat suatu proses dengan permintaan-permintaan eksplisit disebut process spawning. Ketika ada 2 proses yg saling spawning, proses yg terlebih dahulu dibuat adalah parent process, sedangkan satunya adalah child process.


PROCESS TERMINATION

Semua sistem komputer harus menyediakan suatu indikasi untuk penyelesaian suatu proses. Jumlah error dan kondisi-kondisi error dapat menyebabkan proses terminasi (penutupan program secara otomatis). Alasan mengapa proses termination bisa terjadi :


FIVE-STATE MODEL

Jika semua proses sudah siap untuk dieksekusi, maka peraturan queueing dibuat. Ada 5 state yg ada di diagram ini :

  1. Running, proses sedang dieksekusi
  2. Ready, sebuah proses disiapkan untuk dieksekusi ketika diberikan kesempatan
  3. Blocked/Waiting, suatu proses tidak dapat dieksekusi ketika ada beberapa event terjadi
  4. New, sebuah proses yg baru saja dibuat tapi belum dapat dieksekusi oleh operating system
  5. Exit, sebuah proses yg telah dilepas/dikosongkan memorinya oleh operating system
Dari gambar diatas ada beberapa state transisi yg terjadi :

  • Null -> New
    Proses baru yg dibuat untuk dieksekusi oleh sebuah program
  • New -> Ready
    OS akan berubah state ketika proses tersebut disiapkan untuk melakukan proses yg bersifat tambahan
  • Ready -> Running
    Ketika proses sedang dijalankan, OS memilih salah 1 proses yg sedang berada dalam state Ready
  • Running -> Exit
    Proses yg baru saja diakhiri oleh OS jika proses tersebut diindikasikan telah selesai
  • Running -> Ready
    Proses yg sedang berjalan telah mencapai waktu maksimum untuk diinterupsi
  • Running -> Blocked
    Proses dipindahkan ke dalam Blocked State jika proses tersebut harus menunggu
  • Blocked -> Ready
    Sebuah proses dalam Blocked State dipindahkan kembali ke Ready State ketika waktunyas sudah siap
  • Ready -> Exit
    Transisinya tidak kelihatan pada diagram diatas, tapi pada beberapa sistem, parent process akan mengakhiri proses child
  • Blocked -> Exit
    Komentar tentang item yg sudah diterapkan
Fungsi-fungsi dalam Operating System Kernel
Proses management : untuk memanage proses
Memory management : untuk memanage memori agar lebih hemat dan efisien
I/O management : untuk memanage hubungan antara input dan output


EXECUTION OF OPERATING SYSTEM

  • Nonprocess Kernel

    Pada gambar (a) kebanyakan Operating system yg lama digunakan untuk mengeksekusi kernel dari OS diluar semua proses. Pada gambar (b) OS merupakan kumpulan panggilan user untuk melakukan fungsi-fungsi, mengeksekusi didalam proses milik user. Pada gambar (c) adalah megimplementasikan OS sebagai kumpulan dari proses sistem.
Semoga bermanfaat ! ^^

FILE SYSTEM

File system digunakan untuk mengatur file dan mengatur waktu akses pada suatu data. Suatu file system berfokus pada pengelolaan penyimpanan secondary. Didalam file system berhubungan dengan meta data. Yg termasuk dalam meta data adalah : 
  1. Informasi owner dan group
  2. Waktu
  3. Perijinan

UNIX FILE SYSTEM

File system mendefinisikan suatu hierarki logikal untuk merepresentasikan sebuah objek yg dibuat oleh user, dapat juga digunakan untuk merepresentasikan namespace.
Di dalam UNIX file system, ada 2 cara untuk mengidentifikasi file :

  • Absolute path, adalah path yg langsung menunjuk ke alamat aslinya.
  • Relative path, adalah path yg tidak secara langsung menunjuk ke alamat aslinya (menggunakan alamat reference).
Tipe-tipe file dasar :
  1. Regular file
  2. Direktori
    Direktori menyediakan suatu gambaran antara nama file dengan file itu sendiri
  3. Links
  4. Special files
    Special files tidak mengandung data sama sekali didalamnya, tetapi mereka tetap digunakan untuk menggambarkan perangkat fisik/service ke file system. Fungsinya kalau ada file yg penting di masukkan ke dalam special file maka tidak dapat terserang virus dan tidak dapat terhapus. Ada 2 macam special file : block special dan character special.
  5. Named pipes
    Named pipes adalah sebuah tipe yg special untuk special file, digunakan untuk menunjuk ke blok dalam suatu disk dan untuk menunjukkna struktur dalam suatu memori.
Perbedaan Softlink dan Hardlink :
  • Hardlink
    Hardlink adalah sebuah link antara 2 file yg berada hanya pada tempat yg sama
  • Softlink
    Softlink adalah sebuah link antara 2 file yg berada di tempat yg sama maupun yg berbeda tempat sekalipun


OPERASI DALAM FILE SYSTEM

Ada 11 operasi yg bisa dilakukan dalam file system :
  1. Create
  2. Delete
  3. Open
  4. Close
  5. Read
  6. Write
  7. Append
  8. Seek
  9. Get Attribute
  10. Set Attribute
  11. Rename
Fungsi chmod dalam file system adalah untuk mengeset hak akses suatu file/direktori yg dispesifikan sebagai pathname, harus owner yg merubah mode.

Fungsi yg bisa dilakukan di dalam direktori :
  • Create
  • Delete
  • Opendir
  • Closedir
  • Readdir
  • Rename
  • Link
  • Unlink
Semoga bermanfaat ! ^^

SISTEM OPERASI

Sistem operasi adalah sebuah program yg mengontrol proses eksekusi dari program aplikasi dan bertindak sebagai interface antara aplikasi/software dan hardware. Operating system punya 3 tujuan :
- Convenience : operating system dibuat agar mempermudah pemakaian komputer
- Efficiency : operating system mengijinkan sumber-sumber sistem komputer untuk digunakan secara efisien, power consumption berkurang
- Ability to evolve : operating system dibuat untuk membangun / mengembangkan service dalam jangka panjang


OPERATING SYSTEM SEBAGAI USER INTERFACE

Operating system mempunyai service di beberapa bagian :
> Program development, menyediakan berbagai macam fasilitas dan service untuk membantu programmer dalam membuat suatu program
> Program execution, jumlah langkah yg dibutuhkan untuk melakukan eksekusi sebuah program
> Access to I/O devices, setiap I/O membutuhkan instruksi / sinyal pengaturan untuk beroperasi
> Controlled access to files, operating system harus merefleksikan informasi-informasi detail tidak hanya untuk I/O device tapi juga struktur data yg ada dalam memori
> System access, operating system dapat mengakses sistem secara keseluruhan dan untuk sumber-sumber informasi tertentu
> Error detection and response, berbagai macam tipe error yg dapat terjadi pada sebuah komputer dan operating system harus meresponnya dengan memberikan solusi error
> Accounting, operating system akan mengumpulkan penggunaan statistik untuk berbagai macam sumber dan memonitoring performanya
> Instruction set architecture(ISA), mendefinisikan instruksi dalam bahasa-bahasa tertentu yg bisa diikuti oleh komputer
> Application binary interface(ABI), mendefinisikan standart untuk portabilitas biner dalam program
> Application programming interface(API), membiarkan program untuk mengakses sumber-sumber informasi dan service yg tersedia dalam sistem



OPERATING SYSTEM SEBAGAI PENGOLAH SUMBER INFORMASI

Komputer adalah kumpulan sumber-sumber informasi untuk penyimpanan dan pemrosesan data dan untuk mengontrol berbagai fungsi, operating system dapat mengolah sumber informasi ini.

Pada gambar diatas, sumber utama diolah oleh operating system. Bagian dari operating system adalah memori, didalam memori ada yg namanya kernel/nucleus yg berisi fungsi-fungsi yg paling sering digunakan. Operating system software itu berguna untuk mengatur semua sistem komputer.
Operating system akan terus berkembang karena :
  • Pembaharuan hardware dan tipe-tipe baru hardware
  • Layanan/service baru
  • Pembenahan dalam OS itu sendiri


EVOLUSI PADA OPERATING SYSTEM
  1. Serial processing
    Komputer ini berjalan pada konsole. Ada 2 masalah pada dalam sistem ini :
    - Scheduling
    - Setup time
  2. Simple Batch Systems
    Ide yg digunakan adalah monitor. Monitor adalah software mengontrol program-program yg berjalan, batch job nya secara bersamaan. Ada juga Job Control Language (JCL) yg merupakan bahasa yg digunakan untuk menyediakan instruksi-instruksi ke monitor. Fitur-fitur yg hardware harus miliki :
    - Memory protection
    - Timer
    - Privileged instruction
    - Interrupts
  3. Multiprogrammed Batch System

    Uniprogramming adalah single program yg harus menyelesaikan 1 program dulu baru bisa melanjutkan program selanjutnya (hanya 1 program yg bisa dijalankan per satuan waktu). Sedangkan untuk yg multiprogramming with 2 program adalah program A berjalan terlebih dahulu lalu program B akan dijalankan jika program A sedang dalam proses waiting (bisa banyak proses dalam satuan waktu). Perbedaan uniprogramming dan multiprogramming ditunjukkan dalam tabel dibawah ini.
  4. Timesharing Systems
    Sistem ini menggunakan multiprogramming untuk menghandel berbagai pekerjaan interaktif. Waktu prosesor dibagi berdasarkan jumlah user yg mengakses.


PENCAPAIAN UTAMA

Operating system adalah software yg dibangun paling kompleks karena digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan awalnya. Ada 4 yg harus diperhatikan :
  • Proses
    Proses adalah program yg dieksekusi atau merupakan entity yg diisikan dan dieksekusi dalam suatu prosesor. Yg dapat menyebabkan error dalam suatu proses adalah :
    - Proses sinkronisasi yg salah
    - Kegagalan mutual exclusion
    - Program aplikasi yg tak terdefinisi
    - Deadlock
    Suatu proses terdiri dari 3 komponen : sebuah program yg dapat dijalankan, sebuah data yg dibutuhkan oleh program, dan konteks eksekusi dari suatu program.
  • Memory Management
    Untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan Operating System, ada 5 prinsip yg harus dimiliki memory management :
    - Pengisolasian proses
    - Alokasi dan pengolahan secara otomatis
    - Mendukung modular programming
    - Proteksi dan hak akses
    - Penyimpanan jangka panjang
    Untuk memenuhi kebutuhan diatas, OS menggunakan fasilitas virtual memori dan sistem file. Virtual memory adalah suatu fasilitas yg mengijinkan program untuk mengalamatkan memori dari sebuah sudut pandang tertentu.
  • Proteksi Informasi dan Pengamanan
    Ada 4 kategori yg harus dimiliki OS :
    - Availability : berhubungan dengan sistem terhadap adanya interupsi
    - Confidentiality : menjamin user yg tidak bersangkutan untuk tidak membaca data yg tidak diautorisasi
    - Data Integrity : proteksi pada sebuah data dari pengubahan yg dilakukan oleh pihak yg tidak bertanggung jawab
    - Authenticity : berhubungan dengan verifikasi identitas dari user dan tingkat validitas suatu pesan
  • Penjadwalan dan Pengolahan Sumber Informasi
    Kunci yg harus dimiliki oleh OS adalah untuk bisa mengolah sumber-sumber informasi yg ada dan menjadwalkannya agar digunakan oleh proses yg sedang aktif. Ada 3 faktor yg harus diperhatikan yaitu fairness, differential responsiveness, dan efficiency.


SYMMETRIC MULTIPROCESSOR

Dalam symmetric multiprocessor, kernel dapat mengeksekusi pada segala prosesor. Kernel juga dapat dibangun sebagai suatu proses yg banyak/thread yg banyak serta mengijinkannya untuk dieksekusi secara paralel. Symmetric multiprocessor OS mengatur prosesor dan sumber informasi lainnya, sehingga user seolah-olah melihat desain sistem yg sama yg disebut dengan multiprogramming uniprocessor system. Fungsi-fungsi yg harus dimiliki untuk membuat multiprogramming system :
  1. Simultaneous concurrent processes/threads
  2. Scheduling
  3. Synchronization
  4. Memory management
  5. Reliability and fault tolerance

MICROSOFT WINDOWS OVERVIEW

Komponen kernel-mode dalam Windows :

  • Executive : berisi inti dari layanan OS, seperti manajemen memori, manajemen proses, pengamanan, serta I/O.
  • Kernel : mengontrol eksekusi daripada sebuah prosesor, kernel mengelola penjadwalan thread, proses switching, serta exception and interrupt handling.
  • Hardware abstraction layer (HAL) : penggambaran antara perintah generic hardware dan responnya dengan keunikan platform-platform tertentu.
  • Device driver : library dinamik yg memperluas fungsi dari executive.
  • Windowing and graphic system : mengimplementasikan fungsi-fungsi GUI.


LINUX OVERVIEW

Dasar komponen kernel dalam Linux :
  • Signal : kernel menggunakan sinyal untuk memanggil suatu proses
  • System calls : digunakan saat sebuah permintaan proses untuk sebuah service kernel
  • Processes and scheduler : menguji, mengelola dan menjadwalkan suatu proses
  • Virtual memory : mengalokasikan dan mengelola alamat virtual dari suatu proses
  • File system : menyediakan global namespace untuk file, direktori dan file lain yg bersangkutan serta menyediakan fungsi file sistem
  • Network protocol : menyediakan socket interface untuk TCP/IP protocol
  • Character device driver : mengelola perangkat yg dibutuhkan kernel untuk mengirim dan menerima data 1 byte tiap satuan waktu
  • Block device driver : mengelola perangkat untuk membaca dan menulis data dalam suatu blok
  • Network device driver : mengelola network interface dan jalur komunikasi antar jaringan
  • Traps and fault : menghandel trap dan kegagalan yg ditemukan oleh prosesor
  • Physical memory : mengelola pool dari real memory dan mengalokasikannya untuk virtual memory
  • Interrupt : menghandel interupsi dari perangkat keras/hardware



Semoga bermanfaat ! ^^
www.skyconnectiva.com
www.binus.ac.id

SISTEM KOMPUTER

Sebuah operating system (OS) memanfaatkan 1 atau lebih prosesor untuk menyediakan sekumpulan service kepada user. OS juga mengolah memory secondary dan perangkat I/O (input/output).
  •       Elemen Dasar
Sebuah komputer terdiri dari :
- Prosesor : mengontrol operasi dari sebuah komputer dan menampilkan fungsi pemrosesan data. Ketika hanya terdapat 1 buah prosesor, itu sering disebut dengan Central Processing Unit (CPU).
- Main memory : menyimpan data dan program. Memori ini biasanya bersifat volatile, yg berarti jika komputer ini mati, isi dari memori tersebut juga akan hilang. Main memory disebut juga real memory / primary memory.
- I/O Modules : jalur untuk memindahkan data dari dan ke sesama komputer dalam lingkup jaringannya.
- System Bus : menyediakan jalur komunikasi antara prosesor, main memory, dan I/O modules.

  •       Instruction Execution
Sebuah program yg dieksekusi oleh sebuah prosesor terdiri dari sekumpulan instruksi yg disimpan didalam memori. Proses instruksi terdiri dari 2 langkah :
-       Proses prosesor membaca instruksi dari memori (fetch)
-       Proses mengeksekusi setiap instruksinya (execute)

Pengeksekusian program terdiri dari proses fetch instruksi yg diulang dan proses execute intruksi. Insctruction cycle adalah sebuah pemrosesan yg dibutuhkan untuk single instruction. Instruction cycle dibagi jadi 2 tipe yaitu pipelining dan superscalar. Perbedaannya dapat dilihat di gambar bawah ini, yg (a) adalah pipelining, yg hanya mempunyai 1 fungsi fetch dan 1 fungsi decode beserta 1 fungsi execute. Sedangkan (b) adalah superscalar, yg mengumpulkan fungsi-fungsi fetch dulu lalu didecode, semua hasil fetch tadi disimpan didalam buffer yg sama, lalu baru diexecute satu persatu.

Prosesor berfungsi untuk menginterpretasikan instruksi dan menampilkan aksi yg dibutuhkan. Aksi – aksi tersebut dibagi menjadi 4 :
-   Processor-memory : data memungkinkan untuk dikirim dari prosesor ke memori dan sebaliknya.
-   Processor-I/O : data memungkinkan untuk dikirim dari prosesor ke I/O module dan sebaliknya.
-  Data processing : sebuah prosesor mungkin menampilkan beberapa perhitungan aritmatika dan operasi logika pada data.
-    Control : sebuah instruksi mungkin merincikan sebuah alur untuk mengubah proses eksekusi.

  •       Interupsi
Semua komputer menyediakan suatu mekanisme dengan semua modul-modul yg terhubung (contohnya : I/O, memori) mungkin bisa menginterupsi alur kinerja dari sebuah prosesor untuk mengeksekusi instruksi selama proses I/O dalam proses. Program I/O terdiri dari 3 bagian :
-       Urutan instruksi, untuk menyiapkan operasi-operasi I/O
-       Perintah-perintah I/O, untuk menjalankan fungsi-fungsi yg diminta
-       Urutan instruksi, untuk menyelesaikan operasi-operasi

Tipe-tipe interupsi ada 4 :
Ø  Program : arithmetic overflow, division by zero, execute illegal instruction, dan reference outside user’s memory space.
Ø  Timer
Ø  I/O
Ø  Hardware failure
  •       Hierarki Memori
Karakteristik memori :
-       Namely
-       Kapasitas
-       Waktu akses
-       Biaya

Variasi dari teknologi digunakan untuk mengimplementasikan sistem memori dan melewati spectrum-spektrum teknologi, masing-masing fungsinya menyebabkan :
Ø  Semakin cepat waktu akses, semakin mahal juga biaya per bitnya
Ø  Semakin besar kapasitasnya, semakin kecil biaya per bitnya
Ø  Semakin besar kapasitasnya, semakin lambat kecepatan aksesnya

Untuk mengatasi masalah diatas, dibutuhkan hierarki memori, seperti : mengurangi biaya per bitnya, meningkatkan kapasitas, meningkatkan waktu akses, dan mengurangi frekuensi waktu untuk mengakses memori dari prosesor.
  •          Cache Memory
Cache memory dimaksudkan untuk menyediakan pendekatan waktu akses memori saat penyediaan alokasi memori dan waktu yg mendukung ukuran memori yg besar dan juga mempunyai harga yg relative murah.

Cache, jika letaknya lebih dekat ke CPU maka lebih cepat juga untuk memproses instruksi / data. Cache mempunyai sifat :
Ø  Tidak kelihatan di dalam operating system
Ø  Meningkatkan kecepatan membaca dalam memori
Ø  Membuat kecepatan prosesor lebih cepat daripada kecepatan memori

Semoga bermanfaat ! ^^
www.skyconnectiva.com
www.binus.ac.id

Kamis, 19 April 2012

Cara Upgrade Windows XP ke Windows 7 Tanpa Kehilangan File Lama


Windows 7 build 7600 sudah masuk dalam status RTM (release to manufacture) walaupun secara resmi akan diluncurkan bulan Oktober, namun sudah banyak situs-situs hitam yang membagikannya secara gratis (versi cracked dan bajakannya), jika anda termasuk dari mereka yang telah mendownload versi bajakan dan sekarang ini anda ingin mengupgrade Windows XP ke Windows 7 namun kepentok masalah karena Windows 7 tidak menyediakan direct-upgrade untuk XP ke Windows 7, seperti Vista ke Windows 7, anda bisa melakukan 3 cara ini:

  1. Anda bisa melakukan uninstall Windows XP terlebih dahulu, namun cara ini berakibat negatif, karena anda akan kehilangan seluruh data yang tersimpan di Windows XP anda.Cara ini tidak saya rekomendasikan.
  2. Anda bisa terlebih dahulu upgrade Windox XP ke Windows Vista, lalu upgrade Windows Vista ke Windows 7, namun cara ini memakan waktu lama dan juga kurang saya rekomendasikan.
  3. Gunakan Windows Easy Transfer (gunakan Proxy untuk buka, karena IP dari Indonesia tidak bisa membuka situs Microsoft). Windows Easy Transfer dapat membantu anda mentransfer semua data di Windows XP ke Windows 7. Namun begitu ia tidak dapat mentransfer aplikasi instalasi, sehingga anda harus menginstallnya setelah mengupgrade ke Windows 7.
    Download Windows Easy Transfer : http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=7349 atau http://www.softpedia.com/get/System/Back-Up-and-Recovery/Windows-Easy-Transfer.shtml
    Oleh karena itu ikutilah cara-cara dibawah ini :
    Cara Mengupgrade Windows XP Ke Windows 7 Tanpa Kehilangan Data Lama:
    §  Download Windows 7 RTM DVD ISO pada komputer anda. Lakukan burning hingga menjadi DVD dan masukan kedalam dvd drive komputer anda.
    §  Laku aktifkan komputer anda dengan Windows X dan tutup instalasi Windows 7 jika ia muncul
    §  Ekstak Windows 7 ISO menjadi FOLDER.
    §  Kemudian menuju Start -> All Programs -> Accessories -> Windows Explorer.

    >>> Sekarang menuju File Folder Windows 7 installation -> Buka FolderSupport\Migwiz -> Klik file migsetup.exe


    >>> Windows easy Transfer window akan terbuka. Klik Next untuk melanjutkan.

    >>> 
    Pilih external hard disk or USB flash drive pada langkah berikutnya.


    >>> 
    Lalu pilih This is my old computer untuk Windows Easy Transfer memulai scanning dan mencari file untuk di transfer.


    >>> 
    Setelah proses scan komplit, anda dapat memilih file atau folder mana saja untuk di transfer. Setelah semua file dan folder anda pilih kemudian klik Next.


    >>> 
    Kemudian akan muncul tampilan baru untuk mengisi password sebagai proses keamanan untuk melindungi file transfer, jika anda tidak ingin mengisinya biarkan saja, lalu langsung klik Save.


    >>> 
    Lakukan browse pada lokasi eksternal (external location) pada network atau pada removable media untuk menyimpan file easy transfer, lalu klik Save.

    >>> 
     Klik Next untuk melanjutkan di saat semua file, data, folder anda telah tersimpan oleh Windows Easy Transfer.

    >>> Klik Next >> Close untuk keluar dari Windows Easy Transfer.
    >>> Sekarang menuju Windows 7 DVD folder anda lalu mulailah proses instalasi dengan meng-Klik Setup.exe file >> Select Install Now.
    >>> Pilih Go online to get the latest updates (direkomendasikan jika Windows 7 anda bukan bajakan) atau Do not get the latest updates untuk menuju proses berikutnya.
    >>> Setujui Windows 7 TOS dengan mencentrang/cek box disebelah I accept the License Terms >> Click Next.
    >>> 
    Pilih Custom (advanced) untuk melanjutkan proses upgrade.


    >>> 
    Pilih partisi untuk menginstall Windows 7. Untuk memindahkan instalasi Windows yang yang sedang anda jalankan ke dalam folder Windows.old dan gantikan sistem operasi (operating system) denganWindows 7, lalu pilih partisi dimana instalasi Windows berlokasi. Ingat jika kamu memilih menginstall pada partisi yang tidak memiliki OS Windows, maka sistem kamu akan menjadi sistem dual-boot.
    >>> Klik Next >> OK untuk melanjutkan instalasi Windows 7.
    >>> Setelah instalasi komplit, login ke desktop Windows 7 dan masukan usb dengan Windows Easy Transfer didalamnya.
    >>> Ke  Start >> All Programs >> Accessories >> System Tools >> lalu klik Windows Easy Transfer.
    >>> Windows Easy Transfer window will open >> Klick Next untuk melanjutkan
    Pilih An external hard disk or USB flash drive pada langkah berikutnya >> Lalu klik This is my new computer.


    >>> 
    Pilih Yes untuk konfirmasi bahwa anda telah menyimpan data dan file Windows XP pada external hard disk atau USB flash drive.


    >>> 
    Sekarang menuju pada lokasi dimana anda telah menyimpan file Windows Easy Transfer, pilih file dan klik open.
    >>> 
    Pilih file yang ingin anda pindahkan ke sistem Windows 7 anda lalu klikTransfer.

    >>> 
    Klik tombol Close disaat Windows Easy Transfer telah komplit mentransfer file lama kedalam instalasi baru.


    >>> Beres!

    Setelah proses upgrade Windows XP ke Windows 7 komplit, anda dapat menghapus (delete) folder Windows.old berserta seluruh isinya. Untuk menghapus folder Windows.old anda silhkan ikuti langkah-langkah berikut ini:
    1. Klik  Start >> All programs >> Accessories >> System Tools >> Disk Cleanup
    2. Pilih Clean up system files untuk menscan file 
      Windows installation
       sebelumnya
    3. Pilih option previous 
      Windows Installation(s)
       untuk menghapusnya dari komputer anda.
    4. Pilih OK >> Delete FIles
    Beres.


    Selamat mencoba ..^^

Cara Membobol Password Wi-Fi Hotspot

Salah satu proteksi yang digunakan penyedia layanan wireless adalah dengan membatasi akses internet berdasarkan MAC Address.
Apa itu MAC Adress ?

MAC Address adalah nomor unik yang membedakan setiap perangkat jaringan yang terpasang dikomputer kita.
Bagaimana menjebol Proteksi dengan MAC Address ? Ada sebuah tools yang sangat bermanfaat untuk anda. Tools itu bernama K-MAC. Bisa di download di sini http://software-your.blogspot.com/2008/11/mengganti-mac-address-dengan-k-mac.html

Dengan tools ini anda akan dapat mengubah MAC-Address anda secara instant dan apa artinya ? Anda dapat menjebol Proteksi MAC Address! Setiap jatah akses internet anda habis dalam waktu 3 jam, yang anda perlu lakukan hanyalah mengubah MAC Address anda, dan lakukan koneksi kembali.

Cracking password WEP/WPA/WPA-2 menggunakan program yang tersedia dalam paket OS backtrack yaitu Kismet. Kismet adalah satu Tool security yang berjalan Linux, kismet digunakan untuk menyadap lalu lintas data dalam jaringan internet.

Aircrak-ptw. Aircrak-ptw adalah tool yang digunakan untuk meng-crack wireless yang diproteksi. Masing-masing notebook dengan spesifikasi berbeda, sehingga cara untuk menggunakan airkrack pun berbeda.

Trik yang satu ini juga dipakai untuk mencari password yang digunakan oleh seseorang untuk mengakses hotspot yang menggunakan kartu prepaid.

Alat yang dipersiapkan sangat simple:
- Seperangkat Laptop : PC yang ada wifi adaptornya juga bisa, asal jaringan hotspotnya bisa tertangkap.
- Charger laptop : karena pasti memakan banyak daya baterai saat keranjingan internet gratis.

Software yang diperlukan:
1. Angry IP Scanner 2.21. Download di sini : http://www.filecluster.com/Network-Tools/Traceroute-Whois-Tools/Download-Angry-IP-Scanner.html
2. Technitium MAC Address v5 release 3. Download di sini : http://technitiummacadresschanger.gooofull.com/

Langsung aja sekarang ke caranya:

# Cari lokasi penyedia layanan hotspot, tentunya di daerah yang terjangkau jaringan hotspot tersebut.

# Hidupkan laptop anda, dan hidupkan pula wireless network anda dan lihat di sistem tray icon wireless network, kemudian klik kanan dan pilih view avalible wireless network, dan tentunya setelah itu anda harus connect ke wireless hotspot tujuan anda.

# Setelah connect, klik kanan sistem tray dan pilih status >pilih tab detail > kelihatan disana ip yang diberikan kepada kita. Catat ip tersebut.

# Buka Program AngryIP Scanner 2.21 dan isikan ip range yang akan kita scan (pakai data ip kita tadi) pada bagian atas. Misalnya : IP yang kita dapat 135.125.1.13 kemudian masukkan pada kolom range pertama ip kita sesuai dengan ip yang tadi namun ganti angka di bagian akhir dengan 1 menjadi 135.125.1.1 dan pada kolom kedua tuliskan sama namun angka satu diakhir itu ganti dengan 255 menjadi 135.125.1.255. hasilnya 135.125.1.1 to 135.125.1.255 dan klik start (tombol merah).

# Setelah melakukan scanning maka kita akan mendapatkan data ip yang hidup yang terkoneksi dengan hotspot tersebut. setelah scanning selesai maka lihat ip yang hidup (alive host) warna biru klik kanan pada ip yang hidup Klik kanan pada ip yang warna biru tadi klik kanan > show > mac address dan akan ada kode mac addres (terkadang ada mac addressnya tidak tampil, pilih saja ip yang lainnya). Catat mac address yang kita dapatkan.

# Buka Program Technitium MAC Address v5 release 3 yang telah kita persiapkan. Disana ada field mac address.

Selamat mencoba ..^^